Rangka atap baja ringan merupakan struktur atap bangunan yang memakai konstruksi baja kuat namun ringan berjenis CRC (Cold Rolled Coil) yang berbentuk profil seperti berbentuk huruf O atau C. Sekarang ini baja ringan menjadi bahan yang populer. Adapun kepopulerannya tersebut dikarenakan ada banyak masyarakat yang memakai atap baja ringan ke dalam pilihan konstruksi atapnya. Selain itu, atap baja ringan juga memiliki banyak kelebihan bila dibandingkan dengan bahan kayu. Dan salah satu kelebihannya ialah ketahanan terhadap karat.
Cara Menghitung Biaya Atap Baja Ringan
Saat Anda memutuskan memakai struktur konstruksi pada atap baja ringan serta belum memiliki banyak pengetahuan mengenai pemasangan rangka pada atap baja ringan ataupun berapa biaya atap baja ringan yang perlu dikeluarkan dalam sebuah proyek pembangunan, alangkah baiknya dipercayakan ke ahlinya, seperti menggunakan jasa konstruksi atap baja ringan atau aplikator baja ringan.
Adapun hal yang terpenting ialah harga. Kadangkala Anda harus memiliki acuan berapa biaya yang wajib dikeluarkan pada sebuah proyek pembangunan atap rumah, lalu Anda bisa menyusun anggaran biaya dengan segera untuk proyek selanjutnya. Jadi, mau tak mau Anda wajib memiliki pengetahuan dasar mengenai perhitungan biaya atap baja ringan ini.
Karena itulah kami akan memaparkan tips mudahnya, untuk Anda yang belum pernah sama sekali mengetahui ilmu baja ringan serta perhitungannya. Di bawah ini adalah perhitungan biaya atap baja ringan yang akurat, dan lebih pada perkiraan atau estimasi awalnya saja. Akan tetapi bisa dipastikan mendekati biaya sebenarnya yang akan diajukan aplikator atap baja ringan yang Anda percaya.
Membuat Sketsa Gambar Atap
Dalam artikel ini, kami akan membahas bagaimana perhitungan harga atap baja ringan untuk model atap pelana. Langkah awal, buatlah terlebih dulu sketsa atap bangunan rumah Anda. Buat sketsa atap baja lalu tuliskan ukuran bangunan rumah Anda, contohnya ukuran 7 m x 11 m atau 6 m x 10 m. Data ukuran bangunan tersebut bisa dijadikan sebagai dasar perhitungan luas atap rumah langkah berikutnya.
Menghitung Luas Atap Rumah
Langkah selanjutnya ialah menghitung LAR (Luas atap Rumah). Untuk memudahkan ilustrasi, kita gunakan contoh pengukuran rumah panjang 7 m dan lebar 11 m. Anda harus tahu bahwa tiap atap mempunyai oversteck pada sisi kiri dan sisi kanan baik pada bagian depan ataupun bagian belakang dengan ukuran masing-masing sebesar 0,5 meter. Lalu anggap saja sudut kemiringan pada atap biasanya sekitar 30o sehingga luas pada atap rumah bisa dihitung menggunakan rumus di bawah ini :
LAR = Panjang x Lebar / Cosinus Derajat Kemiringan
= (7m + oversteck kanan kiri 1 m) x (11m + oversteck depan belakang 1 m)/ cos 30 o
= 8 m x 12 m : cos 30o = 96 m2 : 0,866
LAR = 110,85 m2
Menentukan Material Penutup Atap
Sesudah Anda menghitung luas untuk atap rumah di atas, selanjutnya tentukan bahan penutup atap menyesuaikan keinginan atau kebutuhan Anda, misalnya penggunaan genteng multiroof.
Perhitungan Biaya Atap Baja Ringan
Sesudah mengikuti langkah-langkah di atas, selanjutnya mulailah menghitung jumlah biaya atap baja ringan. Dalam tahap ini, kita harus mengetahui berapa kisaran harga atap baja ringan dalam satuan m2 berikut harga genteng metal tiap m2.
Contohnya, harga atap baja ringan tiap m2 dengan ketebalan 1 mm sekarang sekitar Rp 150 ribu dan harga untuk genteng metal tiap m2 sekitar Rp.100.000. Sesudah itu, And abisa menghitung keseluruhan biaya atap baja ringan yang diperlukan dengan rumus :
BBR = (LAR x harga atap baja ringan per m2) + (LAR x harga penutup atap (m2))
= (110,85 m2 x 150.000) + (110,85 m2 x 100.000)
= Rp. 16.627.500 + Rp. 11.085.000
= Rp. 27.712.500,-